Pemetaan Geologi dan Pengeboran

Survei Geologi mengacu pada kegiatan eksplorasi, mulai dari penyelidikan hingga pengeboran menyeluruh, untuk menentukan daerah prospek dan cadangan tambang. Terdiri dari penyelidikan, pemetaan geologi terinci dan pengeboran.

1.1 Penyelidikan Umum (Survei Tinjau)

Penyelidikan merupakan tahap pertama eksplorasi untuk menyelidiki daerah berprospek. Biasanya dalam penyelidikan ditemukan singkapan acak dalam penyelidikan daerah sample. Penyelidikan dapat berlangsung sekitar 1-2 minggu, tergantung pada lokasi. Hasil dari survei ini adalah laporan dengan ringkasan apakah daerah ini berprospek atau tidak, dan berlanjut ke eksplorasi berikutnya atau tidak.

Singkapan Batubara

Singkapan Serpentinit Lapuk

1.2 Pemetaan Geologi

Kegiatan ini biasanya dilakukan setelah mengetahui bahwa daerah penyelidikan (IUP) tsb berprospek. Tujuan pemetaan geologi untuk menentukan kondisi geologi terinci terutama kondisi pertambangan, untuk membuat rencana lubang bor, sumber daya / perhitungan cadangan dan rencana penambangan.

1.3 Pengeboran

Pengeboran adalah kegiatan untuk mendapatkan sampel dan data untuk menentukan kondisi bawah permukaan geologi, khususnya, ketebalan, kedalaman dan kualitas. Pengeboran dapat menggunakan mesin bor otomatis atau manual. Otomatis menggunakan tenaga mesin dan manual oleh tenaga manusia. Dari pengeboran kita bisa mendapatkan sampel batuan inti jika menggunakan metode coring.

Aktifitas Pengeboran

Contoh Core batuan hasil dari pemboran